Loading...

Knowledge Base

Temukan panduan, tutorial, dan jawaban untuk pertanyaan seputar layanan kami.

Mengenal DOI (Digital Object Identifier) dan Strukturnya

Dipublikasikan pada 21 Jul 2026
21 dilihat

Apa Itu DOI?

DOI (Digital Object Identifier) adalah pengidentifikasi unik dan permanen yang diberikan kepada sebuah karya — seperti artikel jurnal, buku, bab buku, prosiding, laporan, disertasi, kumpulan data, maupun pracetak — agar karya tersebut dapat dikutip, ditautkan, dan ditemukan secara konsisten meskipun lokasi (URL) aslinya berubah di kemudian hari.

Struktur DOI

Setiap DOI mengikuti format: https://doi.org/[awalan]/[akhiran]

  • Awalan (prefix) — diberikan oleh Crossref melalui sponsor, dalam hal ini DOI by Pubmedia, dan bersifat unik untuk setiap penerbit/anggota.
  • Akhiran (suffix) — ditentukan sendiri oleh penerbit untuk setiap karya, dan sebaiknya bersifat buram (tidak menyertakan informasi yang dapat berubah).

Mengapa DOI Penting?

  • Menjamin tautan permanen ke karya ilmiah meskipun situs web penerbit berubah struktur atau alamat.
  • Membawa serta metadata terstruktur yang membantu penemuan (discoverability) karya di berbagai basis data dan sistem sitasi.
  • Menjadi standar yang diakui secara internasional dalam dunia penerbitan ilmiah.

Catatan penting: DOI bersifat permanen — begitu didaftarkan, string DOI tidak dapat diubah maupun dihapus. Hanya metadata yang menyertainya yang dapat diperbarui.

PT Pubmedia Digital Sains

Jl. Sidorejo, Gg. Nakula No. C12 Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, D.I Yogyakarta 55182 [email protected] +62 851-6865-2024
© 2026 PT Pubmedia Digital Sains . All rights reserved.