Apa Itu DOI?
DOI (Digital Object Identifier) adalah pengidentifikasi unik dan permanen yang diberikan kepada sebuah karya — seperti artikel jurnal, buku, bab buku, prosiding, laporan, disertasi, kumpulan data, maupun pracetak — agar karya tersebut dapat dikutip, ditautkan, dan ditemukan secara konsisten meskipun lokasi (URL) aslinya berubah di kemudian hari.
Struktur DOI
Setiap DOI mengikuti format: https://doi.org/[awalan]/[akhiran]
- Awalan (prefix) — diberikan oleh Crossref melalui sponsor, dalam hal ini DOI by Pubmedia, dan bersifat unik untuk setiap penerbit/anggota.
- Akhiran (suffix) — ditentukan sendiri oleh penerbit untuk setiap karya, dan sebaiknya bersifat buram (tidak menyertakan informasi yang dapat berubah).
Mengapa DOI Penting?
- Menjamin tautan permanen ke karya ilmiah meskipun situs web penerbit berubah struktur atau alamat.
- Membawa serta metadata terstruktur yang membantu penemuan (discoverability) karya di berbagai basis data dan sistem sitasi.
- Menjadi standar yang diakui secara internasional dalam dunia penerbitan ilmiah.
Catatan penting: DOI bersifat permanen — begitu didaftarkan, string DOI tidak dapat diubah maupun dihapus. Hanya metadata yang menyertainya yang dapat diperbarui.